
Ratusan tahun silam, sebuah pertarungan kekuasaan dan nafsu membuat Raja Serigala kehilangan cinta sejatinya. Dia terhanyut dalam kesedihan yang mendalam dan mengunci ingatannya sendiri. Namun, takdir mempertemukan mereka kembali. Dendam dan kenangan di kehidupan sebelumnya perlahan terungkap. "Kali ini, aku akan menyingkirkan siapa pun yang menghalangi cinta kita. Dan kau akan menjadi satu-satunya ratuku."

Untuk mengobati ayahnya yang menderita penyakit genetik langka, protagonis Emily pergi ke Bulan Naik Perusahaan untuk melamar sebagai petugas kebersihan, mengikuti petunjuk yang ditinggalkan ayahnya. Namun, pada hari pertama kerjanya, dia terkejut melihat suaminya, Raja Serigala Edward, sedang berciuman mesra dengan wanita lain, Isabella, di kantor. Dunia Emily hancur seketika, dia rela menanggung penghinaan untuk menyelamatkan ayahnya, tetapi tidak menyangka harus menghadapi pengkhianatan suaminya terlebih dahulu.

Episode ini menceritakan protagonis wanita, Emily, yang secara tidak sengaja menyaksikan suaminya, Edward, dengan kasar memperlakukan mantan tunangannya, Isabella, saat Emily sedang menyamar sebagai petugas kebersihan. Isabella mencoba merayu Edward, tetapi ditolak dengan jijik dan didorong dengan kasar olehnya. Saat Edward hampir kehilangan kendali, Emily maju untuk menghentikan suaminya dan memarahinya karena memperlakukan seorang wanita seperti itu. Situasi tegang muncul di antara ketiganya, menandai awal dari konflik hubungan segitiga di episode mendatang.

Episode ini dimulai dengan Isabella, sang saingan, melihat Edward melakukan kontak fisik dengan Emily. Isabella pun mempertanyakan mengapa Edward melanggar aturan yang tidak suka disentuh. Saat Emily maju untuk menunjukkan perhatiannya, Isabella justru menghina Emily dengan menyebutnya "petugas kebersihan baru" dan mengusirnya. Saat Emily berbalik untuk pergi, Edward tiba-tiba memegang pergelangan tangannya, membuat Isabella waspada. Setelah Edward melepaskan Emily, Isabella berbisik ancaman jahat ke punggung Emily, menandakan konflik di masa depan.

Episode ini menceritakan protagonis wanita, Emily, yang menyamar sebagai petugas kebersihan untuk menyusup ke kantor protagonis pria, Edward, dalam upaya mencari sesuatu. Saat dia sedang menggeledah laci, dia tertangkap basah oleh Edward yang tiba-tiba muncul. Menghadapi pertanyaan tegas Edward, Emily tampak sangat panik, mencoba mengelak dengan alasan sedang membersihkan, namun langsung terbongkar oleh Edward. Edward dengan marah mengusirnya dari kantor, dan di akhir episode, matanya bersinar biru yang tidak menyenangkan, menandakan identitasnya yang luar biasa.

Di awal episode ini, Emily sang protagonis wanita menunggu di tempat tidur dengan mengenakan handuk pada tengah malam. Setelah mengenakan penutup mata, Edward muncul. Edward melakukan tindakan intim yang kasar dan intens terhadap Emily, di mana Emily mengerang kesakitan dan memintanya untuk lebih lembut. Keesokan paginya, Emily bangun sendirian di tempat tidur, tampak bingung dan kesakitan, menyiratkan hubungan pernikahan yang penuh ketegangan dan rasa sakit di antara mereka.

Di awal episode ini, sang protagonis wanita, Emily, menyamar sebagai petugas kebersihan dan bekerja di kantor sang protagonis pria, Edward. Edward menunjukkan sikap yang sangat dingin dan tidak sabar terhadap Emily, memerintahkannya untuk membersihkan kantor sebelum pergi, dan dengan kasar menolak percakapan Emily. Setelah itu, Edward menelepon secara rahasia di luar kantor, memerintahkan bawahannya untuk menyelidiki "petugas kebersihan baru" ini, menyiratkan keraguan mendalamnya tentang identitas Emily dan menyiapkan latar untuk hubungan misterius dan tegang di antara keduanya.

Di awal episode ini, tepat tengah malam, sang protagonis wanita, Emily, mengenakan topeng, tampak menderita kesakitan di kamarnya. Dia mendekati protagonis pria, Edward, yang juga mengenakan topeng di ranjang. Tiba-tiba, Edward terbangun dan mengangkat Emily dengan paksa. Dalam konfrontasi yang tegang, pasangan ini tampaknya tidak saling mengenal dan saling menanyai identitas masing-masing dengan sengit. Namun, konflik penuh kebingungan ini dengan cepat berubah menjadi momen intim yang penuh gairah dan posesif, meninggalkan ketegangan mengenai hubungan misterius dan kutukan di antara mereka.

Emily sarapan bersama nenek Edward, Ruth. Ia merasa gelisah dengan pernikahan kontraknya dengan Edward dan dipenuhi ketakutan akan masa depan yang tidak pasti, karena ia perlu menunggu hingga setelah pernikahan untuk menerima pembayaran selanjutnya. Ruth mencoba menenangkannya, mengatakan bahwa Edward bukanlah orang jahat, namun menolak mengungkapkan detail lebih lanjut. Kemudian, adegan beralih, Emily bekerja sebagai petugas kebersihan di kantor, seolah menjalani kehidupan ganda, dan menunjukkan ekspresi terkejut karena melihat seseorang, menyiapkan landasan untuk konflik berikutnya.

Di kantor, Isabella, saingan cintanya, sengaja menumpahkan kopi panas dan memerintahkan Emily untuk membersihkannya sambil berlutut, demi mempermalukannya. Saat Emily membersihkan, Isabella kembali sengaja menuangkan kopi panas ke arahnya. Saat itulah, protagonis pria Edward muncul, menghentikan Isabella dengan dingin, dan setelah memberikan saputangan kepada Emily dengan makna tersirat, ia berbalik pergi, meninggalkan Emily yang bingung dan kesakitan.

Emily menyamar sebagai karyawan tingkat bawah di perusahaan dan mencoba mencari tahu tentang perusahaan dari Lily di bagian HR, sambil berusaha mendapatkan daftar karyawan. Namun, dia diberitahu bahwa hanya CEO yang memiliki wewenang. Saat itu, suaminya, Edward, yang juga CEO perusahaan, muncul. Dia dengan dingin menyela Emily dengan kedok "bos" dan memperingatkannya untuk fokus pada pekerjaannya. Setelah Emily dimarahi, Edward menatapnya dengan curiga dan bertanya siapa yang dia cari, mengungkapkan sekilas ketegangan, jarak, dan konflik identitas tersembunyi di antara keduanya.