Episode ini menceritakan tentang Mo Tingyun, seorang komandan militer di Nancheng, yang membawa paksa Fang Sixue, putri sulung dari Jinxiu Pavilion, ke kediamannya dan dengan arogan memintanya untuk menjadi wanitanya, sebagai syarat untuk melunasi hutang besar keluarganya. Fang Sixue melawan dengan sengit menggunakan pistol, namun ia dimanfaatkan oleh Mo Tingyun. Dalam kekacauan itu, ia secara tidak sengaja menembak mati seorang pembunuh yang bersembunyi. Saat keduanya berhadapan, musuh lain tiba-tiba muncul dan menyandera Fang Sixue, mengancam nyawa Fang Sixue untuk menuntut Mo Tingyun menyerahkan kekuasaan militernya. Dalam situasi hidup dan mati, Mo Tingyun ternyata menyangkal di depan umum bahwa Fang Sixue adalah wanitanya. Setelah Fang Sixue menolak lagi, ia dengan kejam membiarkan musuh bertindak, membuat situasi tenggelam dalam ketegangan yang sangat berbahaya.
Komentar