Episode ini menampilkan konflik dramatis antara ruang dan waktu serta perbedaan kelas. Wen Wan kembali ke rumah ayah angkatnya untuk mencari abu ibu kandungnya, tetapi dia malah dikendalikan bersama oleh ayah angkatnya, saudara tiri Wen Ting, dan penduduk desa. Ayah angkatnya mengancam akan menghancurkan abu itu, bermaksud menjual Wen Wan seharga 200.000 mahar kepada Tuan Muda Wang yang cacat mental. Sementara itu, nenek tua keluarga Fu bertengkar dengan Fu Wang yang dingin karena merindukan "menantu perempuannya" Wen Wan. Ketika laporan pemeriksaan kehamilan Wen Wan yang berusia 6 minggu terungkap, dan Fu Wang mendengar jeritan minta tolong Wen Wan melalui telepon, cerita mencapai klimaksnya. Fu Wang mengubah sikapnya yang sebelumnya menghina, segera mengerahkan seluruh kekuatannya, dan mencari Wen Wan di seluruh kota yang berada dalam bahaya.
Komentar