Episode ini menampilkan situasi tragis sang protagonis, Mintra. Ia terpaksa meninggalkan rumah. Demi kelancaran pernikahan adiknya, Saipan, dengan Tanthai, sang ayah tidak hanya memberikan uang saku kepada Mintra, tetapi juga memintanya untuk tidak kembali dalam waktu dekat. Mintra mengucapkan selamat tinggal dengan berlinang air mata. Selanjutnya, Mintra mencoba mengajukan gugatan cerai kepada suaminya, Tanthai, demi menyatukan Tanthai dengan adiknya, namun ditolak mentah-mentah oleh Tanthai. Tanthai mengucapkan kata-kata tajam, mempermalukan Mintra sebagai orang ketiga yang mengganggu hubungan Tanthai dan Saipan, dan menyatakan bahwa Mintra tidak berhak menentukan kelangsungan pernikahan ini. Mintra akhirnya merasa putus asa dan berjanji tidak akan mengganggu lagi.
Komentar