Dalam sebuah pesta mewah, Li Bowen sangat tidak puas dan malu dengan perkataan ayahnya, Li Jianhua (mengenakan seragam satpam), yang dianggapnya tidak realistis. Ia berusaha menyadarkan ayahnya tentang perbedaan status sosial mereka yang mencolok, menekankan bahwa ia hanya seorang pengusaha kecil, sementara ayahnya bahkan lebih tidak penting. Namun, Li Jianhua dengan percaya diri memberi isyarat bahwa ia memiliki kemampuan yang luar biasa. Pada saat itu, teman-teman Li Bowen, Liang Bo dan Xiao Haoran, muncul. Mereka melihat situasi ini sebagai tontonan yang menarik dan mulai menghasut Li Jianhua untuk melamar gadis pujaan putranya, Nyonya Wu. Li Jianhua ternyata mempercayainya dan bersiap untuk bertindak, membuat Li Bowen semakin putus asa, merasa ayahnya dipermainkan seperti orang bodoh.
Komentar