Alex, yang dianggap sebagai "aib" keluarga, pertama kali mengunjungi Clara, pewaris pilihan ayahnya. Di sebuah ruangan yang selalu terkunci, Alex memperkenalkan dirinya dengan cara yang menyindir dan jenaka, mencoba meredakan ketegangan dan kegelisahan Clara. Dia dengan tajam merasakan jarak Clara dan menyatakan bahwa dia juga tidak cocok dengan keluarga yang terobsesi dengan uang dan kekuasaan ini, sehingga membangun resonansi emosional dengan Clara. Saat menghibur Clara, dia mengungkapkan bahwa dia dipilih karena sifatnya yang murni dan tidak terkontaminasi oleh keserakahan. Tepat saat hubungan mereka semakin dekat, suara yang tidak biasa dan seruan Clara terhadap "Victoria" meninggalkan ketegangan dalam cerita.
Komentar