Episode ini menceritakan Qin An'an dan Fu Shiting yang makan malam dengan dingin di rumah Fu. Sikap Fu Shiting terhadap Qin An'an sangat buruk, tidak hanya tidak senang Qin An'an memanggil namanya secara langsung, tetapi juga secara tegas menyatakan akan bercerai dalam dua hari, dan Qin An'an menerimanya dengan tenang. Qin An'an awalnya mengira dirinya tidak hamil (mengira itu menstruasi), tetapi saat diperiksa di rumah sakit, dia secara tak terduga mengetahui bahwa dia sudah hamil dua bulan, dan apa yang disebut "menstruasi" itu sebenarnya adalah pendarahan rahim yang berbahaya. Menghadapi ancaman kejam Fu Shiting yang pernah memaksanya untuk menggugurkan kandungan, Qin An'an berada dalam pilihan sulit antara mempertahankan janin atau menyerah di depan dokter.
Komentar