Episode ini dibuka dengan konflik dramatis yang intens. Tokoh utama wanita, Wen Xinyue, tergeletak di tanah, menatap dengan pilu saat suaminya, Huo Ming, memeluk musuhnya, Qu Siying. Qu Siying berpura-pura menghibur, namun kata-katanya penuh provokasi. Monolog batin Wen Xinyue mengungkapkan keputusasaannya bahwa ia telah "terlahir kembali di kehidupan ini," namun tetap tidak dapat mengubah nasib tragisnya. Alur cerita menampilkan kilas balik manisnya harapan Wen Xinyue dan Huo Ming di masa lalu untuk anak mereka yang belum lahir, "Xi'er," yang sangat kontras dengan kenyataan kejam saat ini. Akhirnya, Huo Ming, dengan dalih "demi Xi'er," secara paksa memberikan pil kepada Wen Xinyue, sementara Qu Siying dengan bangga mengungkapkan bahwa itu adalah "pil aborsi," mendorong cerita menuju klimaksnya.
Komentar