Zhou Jingchen, selaku pimpinan Yucheng Group, secara sepihak meningkatkan perjanjian kerja sama dengan Firma Hukum Xinlu dan memaksa mantan istrinya, Shen Yuxin, untuk menjadi penerjemah pribadinya yang harus siaga 24 jam. Shen Yuxin mencoba menolak dengan alasan mereka sudah bercerai dan mengusulkan pergantian penerjemah, namun Zhou Jingchen mengancamnya dengan denda pelanggaran kontrak yang sangat besar serta masa depan mitra kerjanya, Xu Lu. Di dalam kantor, Zhou Jingchen terus mendesak Shen Yuxin dengan menunjukkan sifat posesif yang kuat. Dalam kemarahan yang memuncak, Shen Yuxin memaki Zhou Jingchen sebagai "binatang", yang justru memicu ingatan Zhou Jingchen akan peristiwa lima tahun silam.
Komentar