Evelyn, yang menderita penyakit parah dan mimisan, berhadapan langsung dengan mantan suaminya, Erik, dan selingkuhannya, Alicia, yang datang untuk memaksanya menandatangani perjanjian perceraian. Evelyn dengan marah menolak perhatian Erik yang munafik dan mengungkap kecurigaannya bahwa Erik hanya menginginkan organ tubuhnya untuk menyelamatkan Alicia. Konflik semakin memanas dengan provokasi dan tamparan dari Alicia. Yang lebih memilukan bagi Evelyn, Erik menunjukkan kekejaman yang luar biasa dalam pembagian harta, mengingatkannya pada masa lalu ketika keluarganya mengadopsi Erik sebagai seorang yatim piatu. Evelyn dengan marah memutuskan untuk membawa masalah ini ke pengadilan, namun setelah kepergiannya, Erik tiba-tiba batuk darah dan jatuh, mengisyaratkan bahwa dia juga menderita penyakit parah, meninggalkan ketegangan besar dalam cerita.
Komentar