
Mantan suami yang sombong kembali mengejar cintanya. Lima tahun setelah bercerai, Eliza Shaw tidak sengaja bertemu lagi dengan Donovan Ward. Ia masih membenci keputusan Eliza dulu dan memakai sebuah kontrak untuk menahannya di sisinya, seolah ingin membalas dendam. Namun di antara salah paham, luka lama, dan godaan yang ia buat sendiri, Donovan kembali jatuh cinta. Eliza menyembunyikan kelemahan terbesarnya sambil menghadapi setiap jebakan. Ia mengira Eliza mencintai pria lain, tanpa tahu bahwa Eliza menyimpan rahasia besar selama lima tahun: putri mereka.

Lima tahun lalu, Shen Yuxin dan Zhou Jingchen bercerai karena kesalahpahaman. Zhou Jingchen kemudian kembali sebagai anak di luar nikah keluarga Zhou, dan dalam tiga tahun berhasil membawa Yucheng Group yang nyaris bangkrut menjadi tiga besar dunia serta menjadi pewaris keluarga. Lima tahun kemudian, firma hukum milik Shen Yuxin, Xinlu, mengalami kebuntuan, hingga sahabatnya, Xu Lu, secara tak terduga menerima pesanan besar dari Yucheng Group. Zhou Jingchen yang bertemu Shen Yuxin di hotel sengaja menjebaknya agar masuk ke toilet pria. Setelah drama memalukan soal "pria mesum di toilet", asistennya mengungkap identitas asli Zhou Jingchen sebagai CEO Yucheng Group. Shen Yuxin terkejut saat mengetahui bahwa "klien besar" yang selama ini dinantikan oleh firmanya ternyata adalah mantan suaminya sendiri.

Xu Lu, mitra dari Firma Xinlu, membawa penerjemah bahasa Korea kepala Shen Yuxin ke Grup Yusheng untuk negosiasi bisnis. Shen Yuxin terkejut saat mengetahui bahwa mitra kerja yang ditunjuk ternyata adalah mantan suaminya yang telah bercerai lima tahun lalu, Zhou Jingchen, yang kini menjabat sebagai ketua Grup Yusheng. Dengan dalih pemeriksaan latar belakang, Zhou Jingchen secara terang-terangan menginterogasi Shen Yuxin di kantor mengenai alasan perceraian mereka dan status hubungan pribadinya saat ini. Shen Yuxin membalas dengan tajam bahwa kehidupan pernikahan mereka tidak harmonis, yang membuat hati Zhou Jingchen bergejolak. Kemudian, Zhou Jingchen menyadari bahwa Shen Yuxin masih mengenakan liontin giok dari masa lalu, sehingga ia menyimpulkan bahwa wanita itu belum bisa melupakan cinta lama. Ia pun mencari alasan untuk memeriksa "perangkat penyadap" agar bisa mengusir orang-orang di sekitar, lalu keduanya terlibat dalam konfrontasi pribadi yang penuh ketegangan di dalam kantor.

Shen Yuxin bertemu kembali dengan Zhou Jingchen setelah lima tahun. Zhou Jingchen terus mendesaknya tentang keberadaan giok yang ia berikan dulu. Shen Yuxin berbohong dengan mengatakan bahwa giok itu sudah dibuang, padahal ia menyimpannya dengan sangat baik di dekat tubuhnya, serta menyindir Zhou Jingchen sebagai pria narsis. Setelah meninggalkan kantor, Shen Yuxin terjebak dalam kenangan lima tahun lalu: saat itu ia berjuang keras menjadi penerjemah demi mencari uang untuk keluarganya, namun Zhou Jingchen justru menghilang saat ibunya kritis, bahkan diduga berselingkuh. Dalam kekecewaan mendalam, ia melepaskan cincin nikahnya dan meminta cerai. Kembali ke kenyataan, Shen Yuxin merahasiakan identitas Zhou Jingchen dari sahabatnya, Xu Lu, dan justru menyebarkan rumor bahwa mantan suaminya "impoten" sebagai pelampiasan atas dendam di hatinya.

Shen Yuxin berbincang dari hati ke hati dengan sahabatnya, Xu Lu, di sebuah kafe. Dalam obrolannya, Shen Yuxin mengungkapkan ketidakpercayaannya terhadap pria berstatus tinggi seperti mantan suaminya, Zhou Jingchen. Tanpa sepengetahuannya, Zhou Jingchen menguping dari balik pintu, merasa bimbang antara kebenaran masa lalu dan rasa cintanya yang mendalam kepada Shen Yuxin. Xu Lu memanfaatkan kesempatan itu untuk merekomendasikan "Pak Li", seorang pria kaya dan perhatian, kepada Shen Yuxin. Hal ini memicu kecemburuan hebat dalam diri Zhou Jingchen, yang kemudian memutuskan untuk menahan diri sementara waktu guna menyelidiki status hubungan Shen Yuxin. Keesokan harinya, Zhou Jingchen mengetahui bahwa Shen Yuxin mengambil cuti untuk menjadi penerjemah bagi klien yang memperpanjang kontrak, sehingga ia segera mengikutinya. Di lokasi pertemuan bisnis, Pak Li secara mengejutkan memperkenalkan Shen Yuxin kepada mitra bisnisnya, Pak Han, sebagai "tunangannya", yang membuat situasi seketika menjadi tegang.

Dalam episode ini, Shen Yuxin bekerja sebagai penerjemah bahasa Korea untuk Pak Li dari Lixiang Technology, namun ia justru mengalami pelecehan di tempat kerja dan pencemaran nama baik oleh Pak Li. Demi mendapatkan kepercayaan klien asal Korea, Pak Li berbohong di depan umum dengan mengaku bahwa Shen Yuxin adalah tunangannya. Setelah klien pergi, Pak Li menunjukkan sifat aslinya yang bejat dan mencoba melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap Shen Yuxin. Dengan tenang, Shen Yuxin berhasil mengintimidasi pria itu menggunakan alat perekam suara. Di saat genting, Zhou Jingchen muncul dengan gagah berani untuk menghajar Pak Li dan membawa pergi Shen Yuxin. Setelah lima tahun berpisah, takdir keduanya pun kembali terjalin.

Ketua Direktur Grup Yucheng, Zhou Jingchen, muncul dengan penuh wibawa di sebuah acara negosiasi bisnis dan menyelamatkan mantan istrinya, Shen Yuxin, dari Direktur Li dari Ideal Tech yang terus mengganggunya. Awalnya, Direktur Li bersikap arogan dan meremehkan, bahkan mengancam dengan perjanjian perpanjangan kontrak serta denda besar. Zhou Jingchen yang tidak sudi berdebat langsung menelepon departemen hukum untuk memulai proses akuisisi. Hanya dalam beberapa menit, Ideal Tech berhasil diakuisisi dan Direktur Li langsung dipecat di tempat. Setelah menerima telepon pemecatan langsung dari pemilik perusahaan dan mengetahui identitas asli Zhou Jingchen, Direktur Li ketakutan hingga berlutut memohon ampun di depan umum. Shen Yuxin pun memanfaatkan kesempatan itu untuk memutuskan kerja sama secara tegas. Akhirnya, Zhou Jingchen membawa pergi Shen Yuxin secara paksa dan dengan dominan menyatakan bahwa mulai sekarang, ia sendiri yang akan mengurus semua urusan dengannya.

Di episode ini, Zhou Jingchen secara paksa membawa Shen Yuxin pergi dari tempat parkir karena merasa cemburu melihat Shen Yuxin tidak melawan saat digoda oleh Pak Li di acara bisnis. Keduanya terlibat pertengkaran hebat. Shen Yuxin menegaskan bahwa Zhou Jingchen tidak punya hak untuk mencampuri pekerjaannya, namun Zhou Jingchen dengan dominan menyatakan bahwa besok dia akan memiliki hak tersebut. Kembali ke kantor, di tengah godaan sahabatnya Xu Lu dan bawahannya Wang Ba, Shen Yuxin mencoba menutupi perasaannya terhadap Zhou Jingchen dengan berbohong bahwa mantan suaminya impoten dan terus menghantuinya. Namun, pertahanannya langsung runtuh saat Xu Lu berniat mendekati Zhou Jingchen.

Zhou Jingchen, selaku pimpinan Yucheng Group, secara sepihak meningkatkan perjanjian kerja sama dengan Firma Hukum Xinlu dan memaksa mantan istrinya, Shen Yuxin, untuk menjadi penerjemah pribadinya yang harus siaga 24 jam. Shen Yuxin mencoba menolak dengan alasan mereka sudah bercerai dan mengusulkan pergantian penerjemah, namun Zhou Jingchen mengancamnya dengan denda pelanggaran kontrak yang sangat besar serta masa depan mitra kerjanya, Xu Lu. Di dalam kantor, Zhou Jingchen terus mendesak Shen Yuxin dengan menunjukkan sifat posesif yang kuat. Dalam kemarahan yang memuncak, Shen Yuxin memaki Zhou Jingchen sebagai "binatang", yang justru memicu ingatan Zhou Jingchen akan peristiwa lima tahun silam.

Episode ini berfokus pada konflik tempat kerja dan permainan emosional antara Shen Yuxin dan Zhou Jingchen. Merasa tersinggung dengan perilaku mesra Zhou Jingchen di tempat kerja, Shen Yuxin dengan marah menamparnya dan menyamakannya dengan peleceh bernama Li Zhi. Alih-alih marah, Zhou Jingchen justru memanfaatkan kesempatan ini untuk mengajari Shen Yuxin agar berani melawan tindakan tidak sopan orang lain. Setelah itu, Zhou Jingchen dengan sikap dominan menuntut Shen Yuxin untuk menghadiri perayaan ulang tahun Yucheng Group, menyediakan dana untuk membeli gaun, bahkan secara sepihak membatalkan janji temu Shen Yuxin sebelumnya.